Saundershartvig34's website

Our website

17
Ja
Begini Cara Menyelenggarakan Aqiqah Secara Agama Islam
17.01.2017 05:48


Aqiqah itu menandakan memutus serta melubangi, & ada pun yang mengeluarkan bahwa akikah adalah pamor bagi fauna yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, & dikatakan pun bahwa akikah merupakan serat yang diboyong si bocah ketika wujud. Adapun maknanya secara syari’at adalah satwa yang disembelih untuk menutup bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk anak yang trendi lahir. Perancang kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: " Al-'Aqiqah ataupun Al-'Iqqah berarti adalah rambut makhluk yang baru dilahirkan, baik manusia atau satwa. Dinamai pun daripadanya hewan yang disembelih untuk keturunan yang pertama lahir saat hari keseminggunya.

1. Pendek Hukumnya
Aqiqah hukumnya merupakan sunnah muakkad, sekalipun orang tua dalam bentuk sulit. Aqiqah dilakukan sama Rasulullah saw. dan karet sahabat. Berikut adalah hadits-hadits tentang mengakikahkan anak yang baru menyembul.

1. Nabi saw. bersabda:
“Setiap bocah tergadai secara aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur & diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Ibnu Majah no. 3165 dan sebagainya dari kawan Samurah bin Jundub r. a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini dalam kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97]#@@#@!!.

2. Ashhabus Sunan menceritakan:
Bahwa Rasul saw. meng-aqiqahkan Hasan serta Husain (cucunya dari Fathimah - pen) masing-masing seekor kambing qibasy.

3. & dari Tindasan bin Pelopor Ash-Dhabiey, kalau Nabi saw. bersabda: "Untuk anak laki-laki aqiqahnya. Tumpahkanlah atasnya darah, dan hilangkanlah daripadanya kotoran dan najis. " (Riwayat Al-Khamsah).

4. Hadits dalam shahih Bukhari
Setiap anak rapi aqiqahnya, jadi sembelihlah fauna dan hilangkanlah gangguan darinya.

5. Hadits riwayat Bubuk Daud
Rasulullah saw Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan itu agar beraqiqah dua sudut kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk balita laki-laki serta seekor kambing untuk balita perempuan.

6. Hadits babad Malik dan Ahmad
Fatimah Binti Nabi SAW (setelah melahirkan Hasan dan Husain) mencukur rambut Hasan & Husain lalu ia berzakat dengan perak seberat tingkat rambutnya.

tujuh. Hadits riwayat Abu Daud dan Nasai
Barang siapa diantara kamu ingin beribadah tentang anaknya patut dilakukan aqiqah untuk anak laki-laki dua sudut kambing yang serupa umurnya serta untuk budak perempuan seekor kambing.

dua. Aqiqah Untuk Anak Laki-Laki dan Anak Perempuan
Yang afdhal untuk bani disembelihkan dua ekor kambing/domba yang mirip dan umurnya bersamaan. & untuk bani perempuan 1 ekor.
Daripada Ummu Karz Al-Ka'biyah mengatakan: Aku sempat mendengar Nabi saw. bertitah:

" Untuk anak laki-laki 2 ekor kibas yang seolah-olah, dan untuk anak cewek satu ekor. " Dan dibolehkan satu ekor kambing untuk anak laki-laki. Rasulullawh saw. pernah melaksanakan yang demikian untuk Laksmi dan Husain r. a., seperti dalam hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah bila salah seorang diantara aku mempunyai bujang, ia menyembelih kambing dan melumuri kepalanya dengan kebiasaan kambing ini. Maka sehabis Allah mengundang islam, aku menyembelih wedus, mencukur ataupun menggundul kepala si momongan dan melumurinya dengan minyak wangi. ” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

Di hadits lain yang berisikan mengenai sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Putra Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang orang-orang pada tanda jahiliyah asalkan mereka beraqiqah untuk seorang bayi, tersebut melumuri kapas dengan kebiasaan aqiqah, kemudian ketika membabat rambut si bayi itu melumurkan pada kepalanya’. Oleh sebab itu Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah ini dengan minyak wangi. ’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. http://dapoeraqiqah.com/aqiqah-murah-bandung/ Waktu Penyembelihan

1. Jika memungkinkan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Apabila tidak, dipastikan pada hari ke-14. Dan jika yang demikian masih bukan memungkinkan, maka pada hari ke-21 atas hari kelahirannya. Jika sedang tidak memungkinkan maka dalam kapan saja. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:?????????????????????????????? "Disembelih pada hari ketujuh, serta pada hari ke-empatbelas, serta pada hari kedua persepuluhan satu. "
Rangkaian Berikutnya:
- Menyampaikan anak sebutan
- Menyikat rambutnya.
- Bersedekah seberat timbangan rambutnya.

2. Akan halnya syarat hewan kambing yang dapat dijadikan aqiqoh itu sama beserta syarat hewan qurban (kurban) sbb:
- Kambing: sempurna berusia 1 (satu) tahun dan merembes usia (dua) tahun.
- Domba: siap berusia 6 (enam) kalendar dan menyerap bulan ke-7 (tujuh).
- Tidak mampu ada warga badan hewan yang cacat.
- Dagingnya tidak mampu dijual.

4. Bersamaan Rumpang Qurban & Aqiqah.
Mulai sini ada pertanyaan, ialah bolehkah mewujudkan niat aqiqah dan kurban? Bila sesuatu itu diperbolehkan apakah secara otomatis persembahan yang dikerjakan sekaligus bisa menggugurkan anjuran akikah? Hal hal itu ada dua pendapat:

Qurban yang ia tunaikan itu bisa sekaligus diniatkan aqiqah dan menghapuskan anjurannya. Pendapat ini ialah opsi yang disampaikan sama Mazhab Hanafi dan salah satu riwayat Ahmad. Dari kurung tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Putra Sirin, serta Qatadah, sependapat dengan wawasan ini. Meronce berargumentasi, intisari kedua ibadah sama, ialah mendekatkan bangun kepada Sang pencipta swt. menjalani sembelihan fauna. Keduanya bisa saling melengkapi dan menimbun. Kasus hukumnya sama ketika shalat wajib di Masjid disertai dengan niat shalat sunah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, menolong opsi tersebut.

Kedua ibadah itu tidak boleh disatukan dan bukan bisa menjatuhkan salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. Pendapat ini disampaikan sebab Mazhab Maliki, Syafi’i, serta salah satu babad Mazhab Ahmad. Alasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan kurban memiliki urusan yang luar biasa. Maka tersebut, satu sama lain bukan boleh digabung. Latar belakang & motif di balik kesunnahan ke-2 ibadah ini pun berselisih. Jadi, tenang tepat disatukan. Misalnya, kompensasi yang real di haji tamattu' dan denda yang berlaku di dalam fidyah.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!