Saundershartvig34's website

Our website

13
Se
Belajar Melakukan Prediksi di Dalam Pertandingan Bola
13.09.2017 03:20


Ketika menyaksikan perbandingan sepakbola pada layar kristal kita kadang kala disajikan kampanye tebak skor yang dikerjakan para ahli. Walau memukau, saya gak percaya tumbuk skor merupakan sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

Kalau sekadar untuk fun and games bolehlah, tapi tentu tidak perlu dianggap serius sebab tidak ada rendah logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Tidak sama dengan menebas siapa tim yang mau menang -- atau jika pertandingan dengan berakhir secara seri. Menetak seperti itu natural saja dijalani, walau dalam akhirnya sepak bola itu melingkar sehingga pemenang pun sering kali cela diprediksi. Kenapa? Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini aku akan bagikan beberapa trik membuat prediksi yang masuk. Bukan menandakan saya saja benar di memprediksi satu pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan terbatas berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran perkiraan yang sempurna tinggi: hitung panjang 3 daripada 4 bayangan saya cocok kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, abdi memprediksi bakal terjadi All German final di Perkongsian Champions. Dalam final, tergolong di depan ribuan warga Surabaya yang tumpah sebuah programa nonton menyerentakkan, saya memprediksi Bayern Munich akan menundukkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemenangan. Sebelum ini saya pun meyakini kalau Atletico Madrid akan menundukkan Copa Del Rey. Buncit, saya mencari Belanda hendak mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin aku tekankan disini adalah; perkiraan bisa benar bisa cela, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, 1 buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sah maka unsur keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap saja tidak bisa diprediksi berdasar pada 100%, bahkan prediksi hal skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi naik tajam.

Beta ajak Engkau untuk menelaah beberapa bayangan terakhir hamba guna menguraikan beberapa rukun penting yang saya serius akan produktif bagi Engkau saat menguji memprediksi pertentangan.

Di antara dugaan yang abdi sebut pada atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar gawang Atletico]. Meski pun demikian tersedia logika di belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Perangkat masa mengutuskan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Atas media langka saya mendapat kabar jika Ronaldo & Mourinho juga tidak sepaham (berita menyerempet hal itu baru menongol di Indonesia beberapa saat lalu). Guna pelatih saya paham sahih arti kesejahteraan tim dalam dan pada luar tanah lapang dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang padahal on fire, yang memproduksi saya berani memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips prediksi 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, bahkan saat sebuah turnamen berlangsung di mana pemain mesti terus molek tanpa bisa menghindari rekan-rekannya.

Tip bayangan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat festival cup, kemonceran striker amat menentukan. Tatkala pertandingan liga kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segala elemen menjulang lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menjadikan, walau konsistensi keseluruhan tim juga pantas dipertimbangkan.

Saat memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Nusantara saya menentang hati nurani. Berdasar pada subjektif aku membela Indonesia tentunya. Tapi, saat mengenakan kacamata bernama objektivitas, kalian semua pasti setuju kalau Belanda jauh di kepada Indonesia. Dan lalu mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih mencocok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia mau bermain padat gairah, dengan demikian akan sanggup mereduksi perbedaan kualitas. cara judi bola Menjadi, skor sedikit atau luas bisa pula diprediksi dengan sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips perkiraan 3: Hindari membela satu tim tatkala membuat prediksi. Kita piawai selalu berjanji tim tali jiwa kita unggul, tapi ketika membuat antisipasi tentu logika harus diutamakan di buat fanatisme menawan hati.

Saya tersenyum saat menduga di satu media masa tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi wijaya terakhir bengawan. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund berlandaskan fakta-fakta ini. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut mempesona dan benar2 benar adanya, namun gak memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fakta dengan kelurusan hati yang lain ialah salah satu contoh dari sekian banyak orang fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan gesit menjadi landasan membuat satu buah prediksi pertandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern pun dimunculkan hingga bertahun-tahun kincit. Karena cerita statistik Dortmund memang megah saat mengikuti Bayern, penuh yang kemudian menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini menyesatkan. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik prolog musim pula biar tidak sanggup dengan sama sekali menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim sejak pertemuan ujung perlu dipertimbangkan.

Tips prediksi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan jurang kedua tim yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini saja.

Karena prediksi saya terkadang saya tampilkan di twitter (@coachtimo), penuh pihak memohon saya meneroka berbagai perbandingan lainnya. Rutin saya abaikan atau saya tolak secara alasan luka paham menyerempet kekuatan ke-2 tim. Kausa saya itu senafas beserta tips dugaan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat bayangan tanpa dilatar belakangi keterangan dan pengetahuan yang indah mengenai menjulang atau perkongsian tersebut. Pada waktu bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari menciptakan prediksi tentang MU vs Chelsea. Aku mustahil sebagai pakar mengenai semua perhubungan yang siap. Akui selalu.

Tips bayangan 7: Aku juga bukan seharusnya memprediksi setiap sayembara. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjulang menurut Engkau 50-50. Pada waktu sudah demikian tahan bangun, hindari mengempa diri menciptakan prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan perkiraan anda dengan meningkat.

Masih banyak proporsi lainnya yang bisa serta patut dimanfaatkan dalam membuat sebuah bayangan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat aku berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kebenaran prediksi tersebut. Sebuah prediksi yang terhormat, baik betul maupun cela, seharusnya dinilai dari reason atau poin analisa yang ada pada belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!