Saundershartvig34's website

Our website

16
Se
Tutorial Analisa Prediksi di Dalam Pertandingan Bola
16.09.2017 01:55


Tatkala menonton perbandingan sepakbola dalam layar kristal kita acap disajikan kelakuan tebak skor yang dilakukan para juru. Walau memikat, saya gak percaya tumbuk skor adalah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, tapi tentu tidak perlu dianggap serius sebab tidak ada pendek logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Bertentangan dengan menebak siapa menyunggi yang mau menang -- atau kalau pertandingan mau berakhir beserta seri. Menetak seperti itu rutin saja dijalani, walau di dalam akhirnya sepak bola itu luncai sehingga pemimpin pun terkadang kali lengah diprediksi. Apa sebab? Karena siap tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini aku akan danai beberapa trik membuat bayangan yang tertentu. Bukan bermanfaat saya terus-menerus benar dalam memprediksi 1 buah pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan lumayan berbangga (sediiiikit saja) saya memiliki rekor kebenaran antisipasi yang cukup tinggi: sama 3 atas 4 antisipasi saya serasi kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, aku memprediksi hendak terjadi All German final di Liga Champions. Di final, termasuk di depan ribuan warga Surabaya yang menyesaki sebuah kegiatan nonton membarengkan, saya memprediksi Bayern Munich akan menggulung Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kelebihan. Sebelum ini saya juga meyakini bahwa Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Terakhir, saya mencari Belanda dengan mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin beta tekankan disini adalah; antisipasi bisa resmi bisa salah, tapi yang penting satu prediksi mutlak harus memiliki dasar pikiran atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka sisi keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap selalu tidak sanggup diprediksi dengan 100%, bahkan prediksi hal skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi menumpuk tajam.

Abdi ajak Kamu untuk membahas beberapa dugaan terakhir beta guna meriwayatkan beberapa rukun penting yang saya yakin akan berguna bagi Kamu saat mencoba memprediksi sayembara.

Di antara bayangan yang saya sebut di atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar gawang Atletico]. Walaupun demikian terdapat logika di belakang prediksi tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh kian berkualitas. Syarat masa mewartakan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Atas media aneh saya memperoleh kabar bahwa Ronaldo dan Mourinho juga tidak sepaham (berita mengenai hal tersebut baru menongol di Indonesia beberapa zaman lalu). Guna pelatih saya paham sahih arti keragaman tim di dalam dan pada luar tanah lapang dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang lumayan on fire, yang memproduksi saya keji memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips perkiraan 1: Pertimbangkan suasana di tim, terutama saat sebuah turnamen berjalan di mana pemain pantas terus rapi tanpa sanggup menghindari rekan-rekannya.

Tip bayangan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat perbandingan cup, kemonceran striker amat menentukan. Tatkala pertandingan permufakatan kualitas kali panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta seluruh elemen menjulang lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menjadikan, walau konsistensi keseluruhan menyunggi juga kudu dipertimbangkan.

Saat memprediksi kemajuan Belanda 3-0 atas Nusantara saya menjaga hati nurani. Dengan subjektif beta membela Indonesia tentunya. Tapi, saat memakai kacamata bernama objektivitas, kalian semua pasti setuju kalau Belanda rumpang di buat Indonesia. Dan lalu mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mencocok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia hendak bermain penuh gairah, sehingga akan sanggup mereduksi pertarungan kualitas. Maka, skor sedikit atau luas bisa pula diprediksi secara sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela satu tim saat membuat dugaan. Kita mahir selalu berjanji tim tali jiwa kita unggul, tapi tatkala membuat antisipasi tentu logika harus diutamakan di bagi fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat menafsirkan di satu media tanda tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi wijaya terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund bertolak pada fakta-fakta itu. Mereka khlaf bahwa fakta-fakta tersebut memukau dan betul2 benar adanya, namun bukan memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fenomena dengan fenomena yang lain adalah salah satu rupa dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan layak menjadi ruang membuat satu prediksi pertandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern pun dimunculkan sampai bertahun-tahun ke belakang. Karena histori statistik Dortmund memang megah saat menjaga Bayern, banyak yang kemudian menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini mengecoh. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik asal musim pun tidak bisa dengan sama sekali menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim sejak pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

Tips perkiraan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan sempang kedua menyunggi yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini aja.

Karena prediksi saya kerap saya munculkan di twitter (@coachtimo), tidak sedikit pihak memohon saya meneroka berbagai festival lainnya. Judi Bola Terpercaya Paling banyak saya abaikan atau hamba tolak secara alasan luka paham menyerempet kekuatan kedua tim. Tanda saya itu senafas secara tips prediksi berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat bayangan tanpa dilatar belakangi kabar dan pengetahuan yang elok mengenai kru atau perhubungan tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menciptakan prediksi tentang MU vs Chelsea. Kalian mustahil sebagai pakar tentang semua perkongsian yang ada. Akui aja.

Tips antisipasi 7: Aku juga tidak seharusnya memprediksi setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Kamu deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjulang menurut Anda 50-50. Kalau sudah begitu tahan diri, hindari memaksakan diri menghasilkan prediksi. Secara demikian prosentase kejituan perkiraan anda bakal meningkat.

Tetap banyak saran lainnya yang bisa & patut digunakan dalam menciptakan sebuah dugaan yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat beta berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: satu prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh realitas prediksi itu. Sebuah perkiraan yang berkelas, baik sah maupun cela, seharusnya dinilai dari reason atau poin analisa yang ada pada belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!