Saundershartvig34's website

Our website

22
Ap
Panduan Menganalisa Prediksi di Dalam Pertandingan Bola
22.04.2018 07:41


Saat menonton festival sepakbola dalam layar kristal kita terkadang disajikan aktivitas tebak skor yang dilakukan para spesialis. Walau menarik, saya bukan percaya tebak skor adalah sesuatu yang seharusnya dikerjakan.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, namun tentu bukan perlu dianggap serius sebab tidak ada pendek logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Eksentrik dengan mereka siapa kru yang mau menang -- atau bahwa pertandingan akan berakhir beserta seri. Memenggal seperti itu rutin saja dilakukan, walau di akhirnya bola itu bundar sehingga pemenang pun sering kali lengah diprediksi. Kenapa? Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini aku akan danai beberapa tips membuat perkiraan yang masuk. Bukan berarti saya selamanya benar pada memprediksi 1 buah pertandingan. Pasti lah tidak, walau dengan segelintir berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran prediksi yang pas tinggi: rata-rata 3 dari 4 perkiraan saya sesuai kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, saya memprediksi dengan terjadi All German kesimpulan di Persatuan Champions. Dalam final, tergolong di depan ribuan warga Surabaya yang tumpah sebuah programa nonton membarengkan, saya menenung Bayern Munich akan menundukkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu penguasaan. Sebelum tersebut saya juga meyakini jika Atletico Madrid akan menjuarai Copa Del Rey. Terakhir, saya memperkirakan Belanda akan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin abdi tekankan di sini adalah; perkiraan bisa sahih bisa melenceng, tapi yang penting satu prediksi mutlak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sah maka tempat keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap saja tidak sanggup diprediksi secara 100%, bahkan prediksi hal skor pucuk. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi menumpuk tajam.

Hamba ajak Kamu untuk menelaah beberapa dugaan terakhir beta guna menguraikan beberapa sendi penting yang saya serius akan produktif bagi Dikau saat mengetes memprediksi pertentangan.

Di antara antisipasi yang saya sebut dalam atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali hal mistar tiang Atletico]. Walau demikian terselip logika pada belakang dugaan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh kian berkualitas. Tumpuan masa menggemakan ketidakrukunan tokoh Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Atas media langka saya mendapat kabar kalau Ronaldo dan Mourinho pula tidak sepaham (berita menyerempet hal itu baru menongol di Nusantara beberapa saat lalu). Sebagai pelatih abdi paham sah arti kesyahduan tim dalam dan di luar vak dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang sedang on fire, yang membuat saya keji memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips antisipasi 1: Pertimbangkan suasana pada tim, paling utama saat 1 buah turnamen berlangsung di mana pemain harus terus rapi tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat sayembara cup, kemonceran striker demi menentukan. Ketika pertandingan liga kualitas poin panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen menjulang lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau daya keseluruhan menjulang juga kudu dipertimbangkan.

Saat memprediksi kemajuan Belanda 3-0 atas Nusantara saya menggulung hati nurani. Berdasar pada subjektif hamba membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat mengenakan kacamata bertato objektivitas, kita semua pasti setuju jika Belanda suntuk di atas Indonesia. Lalu mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat sedangkan Indonesia mau bermain sesak gairah, dengan demikian akan mampu mereduksi perselisihan kualitas. Oleh karena itu, skor sedikit atau buntal bisa saja diprediksi secara sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela sebuah tim tatkala membuat bayangan. Kita larat selalu berharap tim tajuk mahkota kita menang, tapi saat membuat dugaan tentu mantik harus diutamakan di untuk fanatisme hati.

Saya tersenyum saat membaca di sebuah media peluang tentang persamaan-persamaan final Permufakatan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi sarjana terakhir kolam. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund berdasar pada fakta-fakta tersebut. Mereka tenggelam bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan betul2 benar memilikinya, namun tidak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah kelurusan hati dengan kelurusan hati yang lain adalah salah satu kaca dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan pantas menjadi lingkungan membuat sebuah prediksi festival.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan sempang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan lalu bertahun-tahun kincit. Karena cerita statistik Dortmund memang semarak saat melawan Bayern, besar yang lantas menilai BVB akan bisa mengalahkan Bayern di final Eropa. Hal ini menyimpangan. Mengapa? Karena statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik mula musim pun tidak mampu dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim sejak pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips perkiraan 5: Gunakan statistik terkini. http://888bola.net/ Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan rumpang kedua tim yang paling dekat secara saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini sekadar.

Karena dugaan saya kerap saya tampilkan di twitter (@coachtimo), besar pihak mohon saya menjangka berbagai festival lainnya. Lazimnya saya abaikan atau saya tolak secara alasan sedikit paham menyerempet kekuatan kedua tim. Keterangan saya tersebut senafas beserta tips bayangan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat antisipasi tanpa dilatar belakangi data dan pengetahuan yang indah mengenai menjulang atau permufakatan tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menciptakan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kita mustahil sebagai pakar tentang semua permufakatan yang terdapat. Akui sekadar.

Tips antisipasi 7: Kita juga tidak seharusnya meneroka setiap sayembara. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjimbit menurut Dikau 50-50. Pada waktu sudah demi tahan bangun, hindari mendesak diri menciptakan prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan prediksi anda hendak meningkat.

Tetap banyak suara miring lainnya yang bisa serta patut diterapkan dalam menghasilkan sebuah prediksi yang terhormat. Karena keterbatasan tempat saya berhenti datang di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kesahan prediksi ini. Sebuah dugaan yang berkualitas, baik resmi maupun cela, seharusnya dinilai dari reason atau pembawaan analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!